Timika (Suaramimika.com) – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Kampung Ohotya dan Amamapare, Distrik Mimika Timur Jauh, pada Kamis (11/6/2026).
Kunker dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRK Mimika, Alfian Akbar Balyanan, dan diikuti oleh sejumlah anggota Komisi I yakni H. Iwan Anwar, Daud Bunga, Anton Alom, Ester Rika Komber dan Mathius Uwe Yanengga.
Alfian mengungkapkan jika dalam kunjungan mereka, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang dianggap mendesak. Beberapa aspirasi yang disampaikan tersebut yakni untuk peningkatan kesejahteraan dan pelayanan publik.
Di Kampung Ohotya, kata Alfian, masyarakat meminta adanya renovasi gereja sebagai pusat kegiatan rohani dan sosial.
Ada juga permintaan untuk pembangunan rumah sehat atau rumah layak huni, karena satu rumah sering dihuni 3 sampai 4 Kepala Keluarga.
Selain itu permintaan perbaikan drainase, untuk mencegah banjir saat air pasang.
“Kemudian ada permintaan pembenahan dermaga, agar lebih tahan lama, mengganti kayu rapuh dengan material yang berkualitas. Lalu permintaan adanya penguatan kelompok ekonomi seperti nelayan, dan usaha masyarakat untuk menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Alfian.
Sementara di Kampung Amamapare, masyarakat menyampaikan permintaan hampir sama yakni, pembangunan gereja sebagai pusat ibadah, pembangunan kantor kampung untuk administrasi pemerintahan, serta adanya pembinaan generasi muda agar dapat mengikuti kompetisi olahraga di kota.
Masyarakat juga meminta adanya pembangunan rumah layak huni di Kampung Amamapare. Hal ini dikarenakan, kondisi rumah yang ada saat ini tidak memadai. Masyarakat juga meminta penyediaan sarana MCK layak, untuk mendukung kesehatan masyarakat.
“Masyarakat juga meminta adanya transportasi, karena sebelum covid itu ada bus namun sampai saat ini belum juga ada fasilitas transportasi. Sehingga masyarakat harus ke putar. Kalau ada transportasi, dapat membantu agar anak-anak bisa bersekolah dan warga menjual hasil laut/kebun dengan mudah,” jelas Alfian.
Politisi PDI Perjuaran ini mengungkapkan, jika setelah kunjungan ini, maka Komisi I akan menindaklanjuti aspirasi sesuai tupoksi, terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik, infrastruktur kampung, dan pembinaan masyarakat.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan lintas komisi bila usulan menyangkut bidang lain.
Namun, karena Komisi I bermitra dengan pemerintah distrik, maka selanjutnya Komisi I akan memanggil distrik dan OPD terkait agar aspirasi tidak berhenti di Musrenbang, tetapi ada progres nyata.
“Kami berkomitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat pesisir, agar tidak sekadar menjadi rutinitas Musrenbang. Tentunya kami akan mendorong progres nyata mulai tahun ini, agar masyarakat melihat hasil pembangunan secara bertahap,” pungkas Alfian. (Sitha)
















