Timika (Suaramimika.com) – PT Freeport Indonesia menyadari pentingnya peranan media sebagai mitra. Guna mendukung peningkatan kapasitas media di Kabupaten Mimika, PT Freeport Indonesia menggandeng Tempo Institute untuk memberi pelatihan menulis feature (karangan khas) kepada 20 jurnalis.
Pelatihan menulis feature diselenggarakan di Hotel Horison Diana Timika, Senin (13/7/2026). Pelatihan masih akan berlangsung sampai besok, Selasa (14/7/2026).
VP Corporate Communication PT Freeport, Katri Krisnati melalui General Supt External Relations, M. Rizal mengatakan, bagi mereka, hubungan dengan media adalah sebuah kemitraan yang dibangun di atas landasan profesionalisme, rasa saling menghormati, serta komitmen bersama untuk menghadirkan informasi yang kredibel, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami meyakini bahwa komunikasi yang baik berakar dari informasi yang berkualitas hal ini tidak hanya memastikan masyarakat mendapatkan kebenaran, namun juga turut mendorong kemajuan pembangunan daerah,” ujarnya.
Atas dasar semangat inilah, PT Freeport kata Riza, bersama Tempo Institute menyelenggarakan program pelatihan ini.
Kata Riza, perlu diketahui, kegiatan ini tidak hanya berhenti pada sesi pelatihan saja, melainkan akan dilanjutkan dengan rangkaian Lomba Karya Jurnalistik serta Program Fellowship atau pelatihan intensif jangka pendek hingga tahunan untuk memperdalam keterampilan spesifik.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada rekan-rekan dari Tempo Institute atas kerja sama yang terjalin, serta kepada seluruh rekan jurnalis yang senantiasa berkomitmen untuk terus belajar dan mengembangkan diri,” ungkap Riza.
Selanjutnya, Riza berharap, melalui pelatihan ini dapat menjadi wadah yang berharga untuk saling bertukar pengetahuan, memperluas wawasan, serta semakin mempererat jalinan kerja sama dan interaksi antar sesama insan pers.
Pada pelatihan ini, nara sumber yang hadir yakni Philips Parera mantan Direktur Tempo Data Sains dan Purwanti Diyah Prabandari selaku Managing Editor Tempo English, Dimas Ibrahim Head of Product Tempo Media Group dan Martha Warta Silaban sebagai Jurnalis.
Pelatihan secara garis besar membahas soal hasil tulisan mulai dari mencari hingga sampai ke tahap penerbitan, baik di media berita maupun media sosial. Selanjutnya juga akan dibahas mengenai strategi mendistribusikan konten di media sosial, cara menjangkau audiens secara efektif, menetapkan tujuan dengan pendekatan Smart Goals, serta langkah-langkah mengoptimalkan penggunaan media sosial.
Dan yang tak kalah pentingnya, mendiskusikan soal aspek monetisasi media sosial, bagaimana strategi mengubah media sosial atau media dari sekadar saluran distribusi, menjadi sumber pendapatan.
Hal ini dapat ditempuh melalui penguatan relasi dengan audiens, pengembangan model keanggotaan (membership), dukungan langsung, serta optimalisasi keterlibatan komunitas. (Sitha)
















