Timika (Suaramimika.com) – Guna menyempurnakan dokumen sebelum masuk tahap konstruksi fisik, Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika melakukan peninjauan ulang bersama konsultan perencana.
Kepala Dinkes Mimika, Godfried Maturbongs mengatakan, fokus peninjauan pada olume pekerjaan dan penyesuaian harga mengikuti kenaikan biaya material terkini.
“Dua jenis peninjauan proyek lanjutan (contoh Puskesmas Kelurahan Perintis) perencanaan tahun 2025, perlu penyesuaian harga pasar saat ini,” ujar Godfried, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, peninjauan kembali tersebut dilakukan untuk menyesuaikan perencanaan teknis, nilai pekerjaan, serta harga material yang telah mengalami perubahan dibandingkan saat dokumen perencanaan pertama kali disusun.
Sebagian besar dokumen perencanaan disusun beberapa tahun lalu sehingga memerlukan penyesuaian agar pelaksanaan pembangunan berlangsung efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Konsultan kata Godfried, menghitung kelayakan terhadap pagu dana yang telah ditetapkan tahun 2025 lalu dengan harga atau biaya material saat ini.
Pekerjaan lanjutnya, harus berjalan lancar namun tetap tertib administrasi. Untuk kepentingan ini, maka Dinkes juga melibatkan pihak Kejaksaan (terutama untuk proyek Puskesmas Perintis) guna mencegah kesalahan prosedur atau administrasi yang berpotensi merugikan keuangan negara.
“Target akhir seluruh kegiatan konstruksi harus tuntas tahun ini, setelah itu segera dieksekusi setelah revisi dokumen selesai,” pungkasnya. (Sitha)











