Timika (Suaramimika.com) – Pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Pemerintah Kabupaten Mimika memastikan tidak menerima siswa baru di Sekolah Rakyat karena belum memiliki gedung yang permanen.
Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan pemerintah daerah hanya bertugas menyiapkan lahan sebagai lokasi pembangunan sekolah dan bukan membangun gedung.
Pembangunan gedung kata Rettob, sepenuhnya akan dilakukan oleh pemerintah pusat.
“Gedung sekolah rakyat semuanya dibangun oleh pemerintah pusat. Kami (pemerintah daerah) tidak mengurus pembangunan, pendidik maupun murid. Tugas kami hanya menyiapkan tanah untuk lokasi pembangunan gedung sekolah. Polanya itu semua ada di pemerintah pusat,” ujar Rettob, Senin (3/8/2026).
Rettob menyampaikan jika di tahun ajaran baru ini, pihaknya memang belum dapat merekrut siswa baru karena selain gedung permanen tidak ada, fasilitas pendukung juga belum tersedia.
Saat ini, proses belajar masih sementara dilakukan di Gedung bekas Rumah Susun ASN/Wisma Atlet PON XX di Jalan Poros SP2–SP5.
“Kita belum punya fasilitas sekolah. Yang ada sekarang ini masih sekolah transit. Nanti setelah gedung permanen selesai dibangun, baru kita bisa menerima murid baru lagi,” jelas Rettob.
Ia berharap pembangunan gedung Sekolah Rakyat oleh pemerintah pusat dapat segera terealisasi sehingga program tersebut dapat menjangkau lebih banyak anak di Kabupaten Mimika.
“Kita harap pembangunan gedung permanen untuk sekolah rakyat ini bisa segera direalisasikan supaya lebih banyak anak yang mendapatkan layanan ini,” pungkas Rettob. (Sitha)
















