Kabar Mimika

Pemerintah Kabupaten Mimika Tegaskan Percepatan Anggaran Otsus dan Disiplin ASN dalam Apel Gabungan

×

Pemerintah Kabupaten Mimika Tegaskan Percepatan Anggaran Otsus dan Disiplin ASN dalam Apel Gabungan

Sebarkan artikel ini
Para pegawai yang mengikuti apel gabungan di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (14/9/2026).

Timika (Suaramimika.com) — Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, Yohana Paliling, memimpin apel gabungan lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika, di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (14/9/2026).

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya percepatan penyelesaian dokumen anggaran serta peningkatan disiplin kerja bagi Aparatur Sipil Negera (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Yohana mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk segera merampungkan draft perubahan, draft Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA), serta memonitoring penyaluran Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahap II Tahun Anggaran 2026.

Selain itu, ia menyoroti tenggat waktu penyelesaian dan penyaluran Rencana Anggaran Pendapatan (RAP) Tambahan Otsus Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) Tahun Anggaran 2026 yang jatuh tempo pada 11 September lalu.

“Masih terdapat beberapa OPD yang belum menyelesaikan kewajiban ini. Data dan laporan terkait wajib terus diperbarui oleh pimpinan OPD masing-masing untuk memastikan seluruh penyelesaian dilakukan tepat waktu,” tegasnya.

Selain pengelolaan anggaran, isu kedisiplinan pegawai turut menjadi sorotan utama. Yohana menyayangkan masih ditemukannya ASN dan PPPK yang belum menunjukkan kedisiplinan optimal, khususnya terkait kehadiran dalam apel pagi di masing-masing OPD maupun pelaksanaan tugas sehari-hari.

Ia mengingatkan bahwa status kepegawaian yang diemban merupakan sebuah kepercayaan untuk melayani masyarakat dengan tulus dan sungguh-sungguh sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Dalam pesannya yang kuat, ia mendefinisikan kelalaian kerja sebagai bentuk pelanggaran etika yang berdampak langsung pada hak publik.

“Tidak melaksanakan tugas dengan baik adalah korupsi waktu. Waktu yang seharusnya menjadi hak masyarakat tidak kita berikan pelayanan yang maksimal,” ujar Yohana.

Apel gabungan tersebut ditutup dengan doa bersama agar seluruh pegawai diberikan kesehatan, keselamatan, serta suasana kerja yang aman dan damai dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat sepanjang pekan ini. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *