Hukum dan Kriminal

Tabrak Trotoar di Jalan Yos Sudarso, Pengendara Sepeda Motor di Timika Meninggal Dunia

×

Tabrak Trotoar di Jalan Yos Sudarso, Pengendara Sepeda Motor di Timika Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Kasus laka lantas yang terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kota Timika pada Kamis (17/9/2026).

Timika (Suaramimika.com) – Satlantas Polres Mimika tengah menangani insiden kecelakaan lalu lintas tunggal yang mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di seputaran Jalan Yos Sudarso, Pertigaan, Kota Timika, pada Kamis (17/9/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIT.

​Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih dengan nomor polisi PT 3828 LD yang dikendarai oleh BB (24), warga SP4, Jalur 7, Gang Seriti.

​Data kepolisian menyebut berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan analisis awal petugas di lapangan, kejadian bermula saat pengendara melaju dari arah Jalan Cenderawasih menuju ke arah Jalan Yos Sudarso dengan kecepatan tinggi.

Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara kehilangan kendali atas kendaraannya sehingga melaju lurus dan menabrak trotoar di depan Gereja Katedral Tiga Raja.

​Akibat benturan keras pada bagian kepala, pengendara mengalami luka berat. Personel Satlantas, Polres Mimika yang merespons laporan mendatangi TKP dan mengevakuasi korban ke RSUD Mimika.

Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

​Saat ini, barang bukti berupa satu unit sepeda motor telah diamankan oleh Satlantas, Polres Mimika untuk proses penanganan lebih lanjut.

​Menanggapi peristiwa tersebut, Kapolres Mimika, AKBP Alredo Rumbiak melalui Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Muhammad Amir Rado menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban, serta memberikan himbauan Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Mimika.

Pengendara dihimbau untuk tidak memacu kendaraan melebihi batas kecepatan aman, terutama pada malam hingga dini hari.

“Selalu gunakan helm berstandar SNI, dan pastikan fisik dalam kondisi prima sebelum berkendara demi meminimalisasi risiko fatalitas saat terjadi benturan,” kata Iptu Amir Rado. (Yero)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *