Timika (Suaramimika.com) – APBD Perubahan Tahun 2026 secara keseluruhan telah dibahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD), serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Namun Bupati Mimika, Johannes Rettob menyampaikan, pada pembahasan APBD Perubahan ini masih terdapat beberapa usulan prioritas yang belum dapat diakomodir akibat keterbatasan anggaran.
“Kita tetap berjuang dan berdoa agar seluruh pelaksanaan dapat berjalan baik. Paripurna penetapan direncanakan mulai Rabu atau Kamis minggu ini,” ujar Rettob, saat memimpin apel pagi gabungan di lapangan Kantor Pusat Pemerintahan Mimika, Senin (21/9/2026).
Rettob menjelaskan jika mereka masih harus melakukan pembahasan internal bersama kepala OPD, menyusul adanya sejumlah usulan dan permintaan program prioritas dari OPD yang belum sepenuhnya dapat diakomodir dalam alokasi anggaran saat ini.
Kendati demikian, pemerintah memastikan bahwa komunikasi dan pembahasan internal terus berjalan guna mencari solusi terbaik bagi kelanjutan pelayanan publik dan pembangunan daerah.
“Beberapa hal masih akan kita diskusikan secara internal, terutama terkait dengan permintaan-permintaan OPD yang sifatnya prioritas tetapi belum terakomodir,” jelasnya.
Diakuinya, kondisi fiskal saat ini menuntut pemerintah untuk cermat karena adanya selisih kekurangan biaya yang cukup besar sesuai dengan struktur APBD yang ada.
Meski demikian, semangat untuk mencari solusi dan memperjuangkan kebutuhan prioritas masyarakat serta pelayanan dasar tetap menjadi prioritas utama.
“Kita tetap berjuang agar kebutuhan-kebutuhan mendesak ini bisa dicarikan jalan keluarnya,” katanya.
Seluruh pejabat kata Rettob, diharapkan hadir untuk mendengarkan dan mengikuti proses tersebut.
Dalam arahannya, Rettob juga mengungkapkan apresiasi atas kehadiran seluruh pegawai yang mengikuti apel gabungan hari ini.
Selain fokus pada penyelesaian paripurna perubahan, Rettob mengapresiasi kinerja para pegawai atas tugas, pokok dan fungsi yang telah dilakukan selama sepekan ini.
“Banyak hal yang mungkin harus kita evaluasi, dan saya kira ini sesuatu yang lebih baik untuk kita ke depan,” pungkasnya. (Sitha)














