Kabar Mimika

Dampingi Gubernur Papua Tengah, Wabup Emanuel Kemong Harap Bantuan Alat Pascapanen Tingkatkan Kualitas Kopi Lokal Mimika

×

Dampingi Gubernur Papua Tengah, Wabup Emanuel Kemong Harap Bantuan Alat Pascapanen Tingkatkan Kualitas Kopi Lokal Mimika

Sebarkan artikel ini
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa didampingi Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong menyerahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada kelompok tani Tunas Jaya di Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania, Sabtu (24/10/2026).

Timika (Suaramimika.com) – Pemerintah Kabupaten Mimika terus mendorong pengembangan sektor pertanian lokal. Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong mewakili pemerintah daerah mendampingi kunjungan kerja Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, beserta rombongan di Kabupaten Mimika, Sabtu, (24/10/2026).

Rangkaian agenda kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan alat pascapanen kopi dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Selain itu, rombongan juga meninjau langsung lokasi pembibitan kopi dan berbagai tanaman lainnya. 

Ads

Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong menyampaikan harapannya agar dukungan ini dapat mendorong kemajuan para petani di daerah. 

“Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas kopi lokal Mimika, mendorong hilirisasi hasil perkebunan, serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Emanuel.

Atas terlaksananya kegiatan dan bantuan yang disalurkan, Pemkab Mimika memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak-pihak terkait. 

“Pemerintah Kabupaten Mimika menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Papua Tengah dan Kementerian terkait atas dukungan nyata bagi pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Mimika,” jelas Emanuel Kemong.

Sementara itu, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa perubahan sistem ini bertujuan untuk menghilangkan kebiasaan ‘orang dalam’ yang selama ini dinilai tidak merata.

“Tidak ada lagi gubernur punya orang, tidak ada lagi bupati punya orang, atau karena saya kenal dia. Semua melalui sistem yang terintegrasi,” tegas Meki.

Dengan hadirnya platform terpadu ini, Pemprov Papua Tengah berharap seluruh masyarakat yang memiliki akses sistem dapat mengajukan usulan bantuan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari diskriminasi.

Sebagai langkah strategis, Pemprov merancang pengemasan kopi kolaboratif yang menggabungkan hasil panen unggulan dari berbagai wilayah, seperti kopi Mimika, kopi Intan Jaya, dan kopi Dogiyai.

“Para petani juga sudah harus berpikir bagaimana kemasannya,” ujar Meki.

Melalui integrasi merek dan penyempurnaan kemasan ini, kopi khas Papua Tengah diharapkan mampu meningkatkan nilai jual serta memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar nasional maupun internasional. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *