Timika (Suaramimika.com) – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menghadiri acara Upgrading Guru Ngaji se-Kabupaten Mimika yang diselenggarakan oleh Forum Muballigh Imam dan Guru Ngaji (FOMIG) Kabupaten Mimika di Ballroom Hotel Horison Diana, Selasa (27/10/2026).
Dalam sambutannya, Meki Fritz Nawipa menegaskan pentingnya menjaga kerukunan dan rasa kebersamaan di tanah Papua Tengah. Ia menyampaikan bahwa Papua Tengah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan status sosial.
“Papua Tengah ini harus menjadi rumah kita bersama. Kita akan dorong dari berbagai sisi agar semua orang saling menghargai dan menghormati. Tidak memandang status, di hadapan Allah semuanya sama,” ujar Meki.
Selain menekankan nilai-nilai toleransi dan keharmonisan, Gubernur Papua Tengah juga mengumumkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan para guru ngaji melalui program jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah berencana menanggung kepesertaan BPJS Kesehatan serta BPJS Ketenagakerjaan (termasuk program uang pensiun) bagi para guru ngaji. Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi besar para pengajar keagamaan di wilayah tersebut.
“Kami di Papua Tengah memiliki program BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan yang juga mencakup para guru ngaji. Jadi bisa tetap mengaji, sementara jaminan kesehatan dan ketenagakerjaannya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah,” jelasnya.
Sebagai langkah konkret, Gubernur mengarahkan panitia dan pengurus forum untuk berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Manusia (SDM) guna memastikan seluruh data guru ngaji terdata dengan baik sehingga jaminan sosial tersebut dapat terealisasi secara menyeluruh.
Mengakhiri arahannya, Meki Fritz Nawipa mengungkapkan rasa bangganya terhadap Kabupaten Mimika yang dapat menjadi percontohan (model) persatuan dan sinergi antarumat beragama di Papua Tengah. (Sitha)















