Ekonomi

Pastikan Ketersediaan Sembako Tercukupi, Dinas Ketahanan Pangan Pantau di Tiga Distributor

×

Pastikan Ketersediaan Sembako Tercukupi, Dinas Ketahanan Pangan Pantau di Tiga Distributor

Sebarkan artikel ini
Tim Dinas Ketahanan Pangan di Gudang PT Aditama saat memantau harga sembako.

Timika (Suaramimika.com) – Guna memastikan ketersediaan bahan pangan pokok tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat, sekaligus mengantisipasi potensi kerawanan pangan di wilayah Kabupaten Mimika, Dinas Ketahanan Pangan melalui Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan melakukan pemantauan langsung terhadap stok pangan di tingkat distributor.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, Gat Tebay mengatakan, pemantauan dilakukan di sejumlah distributor utama yakni Perum Bulog, PT Usaha Baru, PT Aditama, dan PT Sinar Sulawesi.

Dari hasil monitoring sementara, kata Gat Tebay, ketersediaan stok pangan di gudang-gudang distributor tersebut terpantau dalam kondisi aman dan stabil.

“Pemantauan ini penting untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar serta mencegah terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat berdampak pada masyarakat,” ujar Gat Tebay.

Gat Tebay mengungkapkan jika pemantauan di tiga distributor ini juga merupakan bagian dari upaya rutin pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di pasaran.

Selain memeriksa jumlah stok, tim juga melakukan koordinasi dengan pihak distributor terkait kelancaran distribusi, hambatan logistik, serta proyeksi kebutuhan pangan dalam waktu dekat.

Gat Tebay menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna menjaga ketahanan pangan daerah tetap terjaga, khususnya dalam menghadapi dinamika permintaan dan distribusi pangan.

Selain pemantauan di tiga distributor sembako, Dinas Ketahanan Panga merilis
harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Sentral Timika pada hari ini yang terpantau relatif stabil.

Berdasarkan rekapitulasi daftar harga Pasar Sentral Timika, beras premium masih dijual Rp18.000 per kilogram dan beras SPHP Rp13.500 per kilogram.

Untuk Komoditas bawang merah tercatat turun dari Rp70.000 menjadi Rp65.000 per kilogram. Sementara bawang putih tetap berada di harga Rp60.000 per kilogram.

Sementara itu harga cabai, cabe merah keriting turun dari Rp80.000 menjadi Rp75.000 per kilogram. Cabe rawit merah juga turun dari Rp75.000 menjadi Rp70.000 per kilogram, begitu pula cabe besar yang turun dari Rp75.000 menjadi Rp70.000 per kilogram.

Di perdagingan yakni daging sapi murni masih stabil di angka Rp145.000 per kilogram. Daging ayam ras tetap Rp45.000 per kilogram. Hal yang sama juga terjadi pada komoditas telur ayam ras yah juga tidak berubah dengan harga Rp72.000 per rak.

Komoditas kebutuhan lainnya seperti gula pasir merek Gulaku bertahan di harga Rp25.000 per kilogram, gula pasir curah Rp20.000 per kilogram, tepung terigu curah Rp12.000 per kilogram, dan Minyak Kita Rp15.700 per liter.

Lainnya untuk komoditas tomat dan buncis masing-masing dijual Rp50.000 per kilogram. Kol Rp30.000 per kilogram, terong Rp25.000 per kilogram, sedangkan bayam, kangkung, dan sawi dijual Rp5.000 per ikat.

Terakhir pada komoditas ikan yakni ikan lema atau kembung dan ikan tongkol masing-masing dibanderol Rp45.000 per kilogram. Sementara ikan bandeng dan ikan cakalang dijual Rp50.000 per kilogram. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *