Timika (Suaramimika.com) – Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 merupakan
momentum bersejarah yang tidak sekadar menjadi agenda seremonial saja.
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, Senin (27/4/2026) mengungkapkan jika momentum peringatan Hari Orda juga merupakan refleksi atas tiga dekade perjalanan daerah dalam mengelola dan mengatur rumah tangganya secara mandiri.
“Momentum peringatan Hari Orda bukan hanya agenda seremonial saja, melainkan
refleksi atas tiga dekade perjalanan daerah dalam mengelola dan mengatur rumah tangganya secara mandiri,” jelas Wabup Kemong.
Otonomi daerah kata Kemong, merupakan instrumen strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan serta memperkuat kualitas pelayanan publik.
Peringatan ke-30 ini sebutnya, juga menjadi pengingat akan delapan fokus utama pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, mulai dari upaya mewujudkan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, hingga komitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.
Di usia yang ke-30 ini, ia berharap semoga otonomi daerah semakin matang dalam mendorong kinerja yang lebih optimal, serta terus memperkuat komitmen untuk senantiasa berpihak pada kepentingan rakyat. (Sitha)















