Kabar Mimika

Disperindag Mimika Gelar Pasar Murah Jelang Idul Adha 1447 Hijriah, Penuhi Kebutuhan Pokok Dengan Harga Murah

×

Disperindag Mimika Gelar Pasar Murah Jelang Idul Adha 1447 Hijriah, Penuhi Kebutuhan Pokok Dengan Harga Murah

Sebarkan artikel ini
Kepala Disperindag Mimika, Sabelina Fitriani, Kadistrik Miktim dan Forkompinda pada kegiatan operasi pasar murah, Kamis (21/5/2026).

Timika (Suaramimika.com) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang terjangkau. Upaya ini dilakukan juga saat menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan menggelar operasi pasar murah di halaman Kantor Distrik Mimika Timur, Papua Tengah, Kamis (21/5/2026).

Kepala Disperindag Mimika, Sabelina Fitriani, mengatakan operasi pasar murah menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan inflasi daerah.

“Operasi pasar murah ini jadi salah satu langkah kami untuk bantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Sabelina.

Selain mengupayakan agar masyarakat memperoleh harga kebutuhan pokok yang terjangkau, operasi pasar murah juga kata Sabelina, digelar untuk menekan inflasi daerah.

Pada agenda operasi pasar murah ini, ia melihat masyarakat sangat antusias. Antusias ini terlihat dari warga Mimika Timur yang akan merayakan Idul Adha maupun masyarakat lainnya.

mereka sebutnya, sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini karena ada subsidi harga mulai dari Rp5 ribu hingga Rp30 ribu.

Kata Sabelina, pemerintah menyediakan lebih dari 31 komoditas yang disubsidi pada agenda operasi pasar murah ini.

Di mana tambahnya, program ini ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya warga kurang mampu, agar tetap dapat memenuhi kebutuhan menjelang hari besar keagamaan.

Lanjutnya, hingga saat ini Disperindag Mimika telah melaksanakan pasar murah sebanyak empat kali.

Di mana, target pasar murah adalah sebanyak sembilan kali yang direncanakan akan dilangsungkan di enam distrik selama tahun 2026. Namun pelaksanaan pasar murah ini tetap akan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

Sabelina berharap dari pasar murah ini, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini terus memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Kalau memungkinkan, kami ingin pelaksanaannya bisa dua kali dalam sebulan, tetapi semuanya kembali pada kemampuan anggaran,” pungkas Sabelina. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *