Timika (Suaramimika.com) – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Mimika akhirnya menetapkan Distrik Wania sebagai tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Mimika ke-XIII Tahun 2026 usai Rapat Kerja (Raker) bersama pengurus LPTQ distrik se-Kabupaten Mimika di Hotel Horison Ultima, Senin (25/05/2026).
Ketua LPTQ Kabupaten Mimika, Drs. H. Muh. Darwis, Selasa (26/5/2026) mengatakan usai menggelar Raker, disepakati sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ ke-XIII tingkat kabupaten yakni Distrik Wania.
“Telah disepakati tuan rumah MTQ ke-XIII adalah distrik Wania, dan untuk itu Venus utama acara berpindah dari semula Mesjid Agung Babussalam bergeser ke Mesjid Baiturrahman SP4,” ujarnya.
Darwis menyebut, pola penetapan tuan rumah secara lebih awal merupakan bagian dari upaya membangun sistem kerja organisasi yang lebih baik, sebagaimana diterapkan dalam pelaksanaan MTQ tingkat provinsi maupun nasional.
“Kalau penentuan tuan rumah dilakukan lebih awal, maka persiapan akan lebih matang dan program pembinaan bisa berjalan maksimal. Ini yang mulai kita terapkan di Mimika,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur mengapresiasi jajaran pengurus LPTQ karena untuk pertama kalinya berhasil melaksanakan rapat kerja bersama seluruh pengurus LPTQ distrik.
“Ini merupakan wujud komitmen dari seluruh pengurus LPTQ di Mimika agar organisasi berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang ada. Kalau organisasi berjalan sesuai aturan, maka kita semua akan memiliki semangat yang sama,” ungkap Herman.
Apresiasi yang sama juga ia berikan atas keberhasilan pelaksanaan kegiatan seleksi tingkat distrik yang dinilai menjadi langkah positif dalam memperkuat pembinaan generasi qur’ani di Mimika.
Ke depan pembinaan peserta MTQ ungkapnya, harus lebih mengutamakan potensi lokal dibanding mendatangkan peserta dari luar daerah.
“Kita harus bangga dengan anak-anak kita sendiri. Kalau kita sukses, maka itu karena hasil pembinaan yang dilakukan di Mimika, bukan karena mendatangkan peserta dari luar,” katanya.
Selanjutnya, ia juga berharap pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Papua Tengah nanti dapat menjadi momentum memperkuat semangat keberagaman dan persatuan antar umat.
“Kita ingin pelaksanaan MTQ di Papua Tengah bukan hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga sukses menghadirkan kesejukan, persatuan, dan kebersamaan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Sitha)














