Timika (Suaramimika.com) – Sejumlah proyek masih berada dalam tahapan evaluasi dan proses lelang di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi mengatakan, akibat masih dalam tahapan evaluasi dan proses lelang di UKPBJ inilah maka seluruh paket pekerjaan fisik tahun anggaran 2026 sudah berkontrak pada bulan Agustus.
“Untuk kegiatan nonfisik berjalan terus.
Tetapi untuk fisik memang masih harus berproses karena ada beberapa tahapan yang harus diselesaikan terlebih dahulu di UKPBJ,” ujar Yoga, Selasa (7/7/2026).
Yoga mengungkapkan jika ealisasi kegiatan nonfisik hingga saat ini tetap berjalan sesuai rencana, termasuk berbagai kegiatan pelatihan dan program pendukung lainnya.
Namun untuk pekerjaan fisik, prosesnya masih terkendala penyesuaian administrasi dan tahapan pengadaan.
Untuk paket pekerjaan perencanaan dan pengawasan telah selesai dilelang melalui UKPBJ, maka selanjutnya, pemerintah akan melanjutkan proses pelelangan untuk pekerjaan fisik.
“Setelah seluruh tahapan awal dinyatakan rampung, maka proses selanjutnya adalah lelang pekerjaan fisik,” jelas Yoga.
Bupati Mimika kata Yoga, juga telah menginstruksikan agar pihaknya menyampaikan rincian paket-paket pekerjaan fisik yang belum dilimpahkan ke UKPBJ beserta alasan keterlambatannya.
“Pak Bupati sudah menginstruksikan agar kami (PUPR) memberikan rincian paket-paket yang belum dilimpahkan, termasuk alasan-alasannya. Semuanya akan kami sampaikan secara terbuka,” katanya.
Lanjut Yoga, seluruh paket pekerjaan fisik dapat memasuki tahap kontrak pada Agustus 2026. Untuk itulah ia berharap pelaksanaan di lapangan bisa segera dimulai.
“Kami berharap seluruh paket sudah berkontrak pada Agustus. Target itu sudah kami tetapkan sejak satu hingga dua bulan lalu setelah dilakukan berbagai perhitungan dan evaluasi,” tegasnya.
Adapun pekerjaan fisik yang akan dilaksanakan tahun ini mencakup berbagai sektor pembangunan. Pada Bidang Bina Marga menangani pembangunan dan peningkatan jalan serta jembatan. Bidang Cipta Karya fokus pada pembangunan gedung dan jalan lingkungan.
Selanjutnya Bidang Sumber Daya Air akan mengerjakan normalisasi sungai, pembangunan talud, dan infrastruktur pengendali air lainnya.
Dengan target seluruh kontrak rampung pada Agustus, PUPR Mimika tambahnya, berharap pekerjaan fisik dapat berjalan sesuai jadwal sehingga sebagian besar proyek sudah menunjukkan progres signifikan hingga akhir tahun anggaran 2026.
“Proses di UKPBJ itu ada tahapan review. Evaluasi dilakukan secara berkala. Masyarakat tidak melihat proses ini karena semuanya berjalan di balik layar. Namun perlu diketahui jika setiap hari ada pembahasan dan penyempurnaan dokumen,” pungkasnya. (Sitha)
















