Mimika

Rayakan HUT PPNI, Bupati Mimika Sampaikan Apresiasi Yang Tinggi Atas Dedikasi dan Pelayanan Untuk Masyarakat

×

Rayakan HUT PPNI, Bupati Mimika Sampaikan Apresiasi Yang Tinggi Atas Dedikasi dan Pelayanan Untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Bupati Mimika, Johannes Rettob bersama jajaran pengurus PPNI Mimika dan tamu undangan usai potong kue HUT, Senin (24/8/2026).

Timika (Suaramimika.com) – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) merayakan HUT ke-52 dirangkai dengan HUT DPD PPNI Kabupaten Mimika ke-16 dan International Nurses Day
ke-52.

Mengambil tema HUT “Perawat profesional sebagai modal ekonomi bangsa untuk kesejahteraan masyarakat”, tiga perayaan sekaligus dilangsungkan pada Senin (25/8/2026) di Gedung Eme Neme Yauware.

Bupati Mimika, Johannes Rettob mengapresiasi setinggi-tingginya kepada para perawat baik yang hadir hari ini maupun yang bertugas di pedalaman, pegunungan, hingga wilayah pesisir pantai Kabupaten Mimika.

“Perawat tersebar di seluruh pelosok. Terima kasih atas pengabdian tanpa henti. Perawat di Mimika bertugas di medan yang berat lewati sungai, laut, pesawat, hadapi gangguan keamanan tetap melayani. Terima kasih untuk tugas mulia ini. Kalian adalah penjaga kesehatan masyarakat Mimika,” ujar Bupati Rettob.

Selanjutnya, Rettob mengungkapkan jika ada permintaan dari organisasi perawat untuk kebutuhan perumahan layak di tempat tugas masing-masing agar tidak perlu bolak-balik ke Timika, keamanan terjaga, dan bisa fokus melayani masyarakat.

“Pemerintah sedang memproses pembangunan rumah tenaga kesehatan di setiap fasilitas kesehatan diupayakan segera terwujud,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Mimika, Samuel E.G.J. Kermite, S.Tr.Kep mengatakan, perawat tidak hanya di RSUD/Puskesmas, tetapi juga di pendidikan tinggi, SMK, dan seluruh fasilitas kesehatan peran merata dan strategis.

Perawat juga berperan sebagai konselor pasien, mitra dokter, kepala puskesmas, serta bagian dari sistem pemerintahan.
Kontribusi sangat strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mewujudkan pelayanan bermutu.

“Kualitas perawat Mimika sudah hebat layak direkomendasikan tidak hanya di Mimika, tetapi juga ke daerah/kabupaten lain,” jelasnya.

Seluruh perawat kata Samuel, sudah lulus Uji Kompetensi standar kualitas setara nasional.
Kapasitas perlu terus ditingkatkan untuk mendukung program Bupati dan Wakil Bupati.

Kualitas perawat di Mimika sebutnya, sama dengan perawat di Jawa yang setara dan tidak ada beda standar.

Kunci keberhasilan perawat tambahnya, adalah satu pemahaman, satu tujuan, bekerja sama dengan baik.

Bagi perawat yang sulit diatur tidak disiplin dikembalikan ditindaklanjuti jangan dibiarkan. Jangan merasa “paling hebat”, tetap rendah hati, belajar, dan melayani dengan hati.

“Perawat Mimika berkualitas setara nasional, peran strategis di seluruh lini kesehatan. Hadapi tantangan geografis dan biaya dengan kolaborasi. Tingkatkan kapasitas, jaga kedisiplinan dan yang tidak patuh dikembalikan. Mari sama-sama berkarya untuk kesehatan masyarakat Mimika,”pungkasnya. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *