Timika (Suaramimika.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes Mimika) mencatat ada 67 kasus kusta hingga Agustus 2026 yang terbagi menjadi 3 kasus Pausibasiler (PB) dan 64 kasus Multibasiler (MB).
Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (Kasi P2M) Dinkes Mimika, Kamaludin, menyampaikan, kasus kusta ini dibagi menjadi dua tipe utama berdasarkan jumlah bercak dan hasil pemeriksaan bakteri.
“Dari total 67 kasus, mayoritas didominasi oleh tipe kusta basah atau menular (MB).
Kusta Pausibasiler (PB) / Kusta Kering berjumlah 3 kasus. Tipe ini biasanya ditandai dengan bercak kulit yang mati rasa berjumlah 1 hingga 5 bercak dan kerusakan pada satu saraf tepi,” ujar Kamaludin, Rabu (30/9/2026).
Sementara itu, Kusta Multibasiler (MB)/Kusta Basah berjumlah 64 kasus. Tipe ini ditandai dengan bercak yang lebih banyak (lebih dari 5 bercak), distribusi yang lebih luas, dan potensi penularan yang lebih tinggi jika tidak diobati.
Kata Kamaludin, untuk durasi pengobatan yakni 6 bulan untuk tipe PB dan 12 bulan untuk tipe MB.
Adapun gejala utama yakni timbulnya bercak putih di kulit yang menyerupai panu, namun tidak terasa gatal dan mengalami mati rasa.
Pada pengobatan kasus kusta, Puskesmas menyediakan kelas perawatan diri (merendam, menggosok, mengoles luka, dan terapi kekakuan tubuh). Di mana, sebaran terbanyak ada wilayah Timika, Timika Jaya, Pasar Sentral, dan Wania.
Kata Kamaludin, distribusi kasus MB tersebar di sejumlah wilayah kerja Puskesmas, antara lain Timika (12 kasus), Timika Jaya (12 kasus), Pasar Sentral (11 kasus), Wania (12 kasus), Karang Senang (6 kasus), Limau Asri Jaya (2 kasus) serta beberapa kasus di Ayuka (2 kasus), Kwamki (3 kasus), Atuka (1 kasus), Potowaiburu (1 kasus), Wakia (1 kasus), Bintuka (1 kasus) dan Mapurjaya (1 kasus). Dan 3 kasus tipe PB seluruhnya ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Karang Senang.
Kamaludin mengimbau warga segera melapor ke Puskesmas jika menemukan gejala bercak putih mati rasa. Seluruh obat dan penanganan kusta diberikan secara gratis oleh pemerintah.
Kamal menegaskan bahwa masyarakat perlu lebih peduli terhadap gejala kusta.
“Kalau ada bercak putih di kulit, segera periksakan ke Puskesmas. Pengobatan kusta tersedia gratis dan ditanggung pemerintah,” pungkas Kamal. (Sitha)















