Timika (Suaramimika.com) — Kabupaten Mimika, Papua Tengah, ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Kabupaten Mimika, Papua Tengah, ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Konferensi Nasional Kota Toleransi ke-2 Tahun 2026.
Kabupaten Mimika dipilih langsung oleh Kementerian Agama RI setelah dinobatkan sebagai Daerah Paling Harmoni dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia dalam ajang Harmony Award 2025.
Menjelang pelaksanaan konferensi nasional kota toleransi yang dijadwalkan akan berlangsung pada Senin, 16 November 2026 mendatang, Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan bahwa situasi di Timika sangat kondusif sekaligus membawa angin segar bagi percepatan ekonomi masyarakat lokal.
Di hadapan publik, Johannes Rettob tak menampik adanya kekhawatiran awal saat menyanggupi peran sebagai tuan rumah acara nasional tersebut. Selama ini, sebagian pihak luar kerap memandang Timika diwarnai oleh isu kekacauan hingga potensi konflik antarsuku.
Namun, prasangka tersebut dipatahkan oleh kenyataan di lapangan. Berdasarkan evaluasi menyeluruh, situasi daerah terbukti sangat aman.
“Para tamu dan peserta yang datang langsung merasa tenang, aman, dan damai selama berada di Timika,” ungkapnya, Senin (26/10/2026).
Keberhasilan menjaga iklim yang kondusif ini, menurutnya, tidak terlepas dari kolaborasi erat serta dukungan doa dari para tokoh agama, pendeta, dan ketua klasis setempat yang terus mengawal ketenteraman wilayah.
Selain menekankan jaminan keamanan, Bupati Johannes Rettob menyoroti besarnya dampak ekonomi berantai (multiplier effect) yang dihadirkan oleh penyelenggaraan kegiatan berskala nasional tersebut.
Kedatangan para tamu dari berbagai wilayah diyakini langsung menggerakkan roda perekonomian warga di sejumlah sektor kunci yaitu, meningkatnya daya beli dan penjualan produk-produk lokal.
Selanjutnya akan membawa dampak juga pada lonjakan keterisian hotel, penginapan, serta keramaian di rumah makan dan restoran.
Terakhir, berdampak juga pada peningkatan penyediaan armada transportasi darat dan fasilitas pendukung.
Untuk itulah, Johannes Rettob mengajak seluruh lapisan warga Mimika untuk berperan aktif menjadi tuan rumah yang ramah dan suportif.
Ia menekankan agar momentum langka ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat demi meningkatkan taraf ekonomi keluarga dan mendukung kemajuan Kabupaten Mimika secara berkesinambungan. (Sitha)















