Timika (suaramimika.com) – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika, memenuhi harapan masyarakat di Distrik Mimika Barat Tengah dengan menyalurkan bantuan ribuan bibit pohon pinang lokal.
“Kami mengantar ribuan bibit pohon pinang lokal ini sesuai dengan permintaan masyarakat saat Musrenbang Tahun 2024. Jadi, ketika kami mendengar jika mereka (masyarakat) juga ingin menanam komoditi pinang, maka kami realisasikan ini dan langsung antar ke Distrik Mimika Barat Tengah,”jelas Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Mimika, Alice Irena Wanma, S.K.M, M.Kes, pada Sabtu (13/9/2025).
Ribuan bibit pohon pinang lokal ini, diberikan langsung oleh tim Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan dan kontraktor pengadaan barang kepada masyarakat di Kampung Ipaya dan Amar.
Alice menyebut jumlah bibit pohon pinang lokal yang diserahkan sebanyak kurang lebih 2000an.
Bibit pohon pinang lokal ini kata dia, dipilih dari jenis yang paling bagus sehingga dijamin berkualitas dan bisa ditanam oleh masyarakat setempat.
Ia mengatakan bantuan ribuan bibit pinang lokal ini diberikan, agar dapat membantu meningkatan perekonomian masyarakat.
Selain dapat dikonsumsi sendiri, dengan harga jual yang cukup mahal, pinang diharapkan dapat memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga.
“Jadi, selain bisa dikonsumsi sendiri, pinang yang sekarang ini harganya mahal bisa juga membantu peningkatan perekonomian keluarga,”jelasnya.
Selain memberikan bantuan ribuan bibit pohon pinang lokal ini, menurut Alice bahwa pemerintah tetap berupaya untuk memberikan pendampingan melalui tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Sehingga diharapkan bisa memberikan pendampingan, untuk melakukan usaha pertanian dengan baik.
“Tenaga PPL kita terbatas, jadi ada masyarakat yang juga dilatih. Supaya nanti mereka yang bisa dampingi masyarakat, untuk bertani dengan cara yang benar,”ungkap Alice.
Ditambahkannya, dari penyaluran bantuan ribuan bibit pinang lokal ini, pemerintah berharap masyarakat bisa menanamnya dengan baik karena bantuan diberikan sesuai dengan permintaan masyarakat itu sendiri.
“Pinang itu permintaan dari masyarakat. Jadi, saya yakin mereka pasti tanam dengan baik,”papar Alice. (Sitha)




















