Timika (Suaramimika.com) – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, ditegaskan untuk memiliki dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar rutinitas tanpa hasil.
Hal itu ditegaskan Bupati Mimika, Johannes Rettob saat membuka Forum Perangkat Daerah Tahun 2026 yang membahas arah pembangunan 2027 pada Kamis (26/3/2026) di aula kantor Bappeda Mimika.
“Jangan kita (OPD) buat program hanya karena itu program, tapi harus dilihat apakah ada manfaatnya atau tidak. Kalau tidak ada, untuk apa program itu dilakukan,” tegas Bupati.
Ia mengingatkan seluruh OPD agar bekerja sesuai dengan perencanaan yang matang, tujuan yang jelas, serta hasil yang terukur.
Selain kepada pimpinan OPD, Bupati juga menekankan pentingnya peran DPRK dalam mengawasi jalannya program pemerintah agar tetap tepat sasar dan memberi dampak langsung.
“Saya harapkan peran dari DPRK juga bersama-sama dengan kami. DPRK melakukan pengawasan, sesuai dengan tupoksinya agar setiap program yang kami laksanakan sesuai dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Menurut Rettob, setiap kebijakan harus memiliki output, outcome, dan manfaat langsung bagi masyarakat, dengan satu tujuan utama yakni meningkatkan kesejahteraan.
Ia menekankan pembangunan di Mimika harus berorientasi pada perbaikan sektor-sektor penting, seperti kesehatan, pendidikan, dan keamanan, yang menjadi fondasi utama kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, dirinya juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan UMKM.
Bupati menyebut, pertumbuhan UMKM di Mimika dalam setahun terakhir cukup signifikan dan perlu terus didorong agar naik ke level yang lebih tinggi.
“Mulai dari bawah, dari UMKM yang jadi tugas Dinas Koperasi. Kalau sudah kuat, kita dorong ke perdagangan. Ini tugas Disperindag. Itu proses yang harus kita kawal bersama,” pungkas Rettob. (Sitha)















