Timika (Suaramimika.com) – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong saat ini bertindak sebagai pelaksana tugas pemerintahan selama Bupati Mimika berada di luar daerah beberapa pekan ke depan untuk mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD).
Untuk menjalankan roda pemerintahan, Wakil Bupati Kemong diperintahkan oleh bupati untuk menjadi pelaksana tugas pemerintahan.
“Untuk beberapa minggu ke depan Pak Bupati tidak berada di tempat sebagai pimpinan daerah. Seperti yang sudah disampaikan pada saat apel minggu yang lalu, Pak Bupati hari ini sedang menjalankan kursus KPPD. Ini kursus kepemimpinan, pemantapan kepemimpinan daerah,” ujar Wabup Kemong saat memimpin apel gabungan di Halaman Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (13/7/2026).
Ia berharap semua pegawai juga tetap seperti biasa menjalankan tugas, memberikan tanggung jawab penuh, memberikan dukungan penuh kepada tugas-tugas masing-masing.
“Kita tidak menjalankan tugas hanya karena ada pimpinan-pimpinan, tapi itu menjadi kewajiban kita bersama,”jelasnya.
Sebagai ASN lanjurnya, tidak harus menunggu perintah, tetapi itu sudah menjadi kewajiban untuk menjalankan tugas setiap hari.
Adapun beberapa kegiatan-kegiatan yang akan lakukan yakni ertama hari ini, seperti yang sudah disepakati dalam rapat minggu lalu yakni rapat evaluasi dan monitoring berkaitan dengan penyerapan dan penyerapan anggaran dan program.
Seperti yang sudah disampaikan oleh Pak Bupati minggu yang lalu bahwa penyerapan anggaran kita masih minim, termasuk program. Karena itu, hari ini kita akan sama-sama membahasnya. Mudah-mudahan ada kemajuan, saya berharap,” ungkapnya.
Wabup Kemong menyadari bahwa ada banyak kendala dengan sejumlah hal tapi kendala itu tidak membuat pegawai mengabaikan tugas-tugas itu.
“Saya percaya bapak-bapak punya kemampuan. Bapak, ibu punya kemampuan, pimpinan-pimpinan seluruhnya agar dalam menjalankan tugas dapat melibatkan juga dari pejabat-pejabat yang ke bawah.
Misalnya dari para Kabid, Kasubag, kemudian ke bawah lagi, kemudian hingga yang bertanggung jawab untuk menjalankan ini. Kita tidak menunggu lagi untuk nanti ada pergantian-pergantian lalu mulai menjalankan tugas, tapi sudah menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Ada satu dua kombinasi yakni pelantikan pejabat eselon II yaitu struktural dan juga pergantian-pergantian dalam jabatan Pelaksana Tugas.
Pelantikan ini didahulukan karena ini dianggap penting yang harus segera dilakukan.
“Memang saya dan Pak Bupati akan berencana untuk melantik setelah ada persetujuan-persetujuan dari BKN berkaitan dengan jabatan-jabatan nanti, tapi karena ini dianggap penting, maka itu segera dilakukan,” pungkasnya. (Sitha)
Timika
















