Timika (Suaramimika.com) – Menyadari pentingnya peran para tenaga Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) yang bertugas di Puskesmas wilayah pesisir dan pedalaman, Dinqs Kesehatan (Dinkes) Mimika melakukan program penyegaran (refreshing/pelatihan ulang) dalam pemeriksaan tuberkulosis (TBC), Kamis (23/7/2026) di Hotel Horison Diana Timika.
Kepala Dinkes Mimika, Godfried Maturbongs menjelaskan jika penyegaran tenaga ATLM ini dilakukan juga untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan ketelitian tenaga laboratorium agar hasil diagnosis penyakit menjadi lebih akurat.
“Tenaga ATLM merupakan garda terdepan dalam mendukung keputusan medis dokter melalui data laboratorium yang presisi,” ujar Godfried.
Tenaga ATLM atau analis kesehatan kata Godfried, melakukan pemeriksaan sampel biologis (darah, urine, jaringan) untuk membantu diagnosis penyakit.
Pada penyegaran kali ini, fokus materi yang diberikan untuk meningkatkan kemampuan penerapan standar prosedur dalam pemeriksaan, penemuan kasus, pengobatan, dan pencegahan TBC sesuai SOP terkini dan dukungan fasilitas yang berkembang.
Menurut Godfried, capaian target kasus TBC tahun 2026 di Kabupaten Mimika sekitar 13.000 kasus. Capaian saat ini ± 8% dan sasaran akhir tahun mencapai 90%.
Jika dulu TBC dianggap momok utama, dan penanganan berfokus pada isolasi pasien, maka sekarang pendekatan aktif dan proaktif. Petugas turun langsung mencari dan menemukan kasus di masyarakat.
“Setelah kasus ditemukan, dilakukan penyaringan/satu rumah satu lingkungan (keluarga dan tetangga) karena penularan melalui udara, bertujuan untuk memutus mata rantai penularan,” pungkasnya. (Sitha)
















