Timika (Suaramimika.com) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika melalui Bidang Politik menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Bina Politik di Ballroom Hotel Kanguru Timika, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab Pemerintah Daerah dalam mendukung serta mengawal jalannya setiap tahapan Pemilu dan Pilkada di wilayah Kabupaten Mimika.
Kepala Subbidang (Kasubbid) Pengembangan Etika dan Budaya Politik Kesbangpol Mimika, Katarina Saweri, menjelaskan bahwa kegiatan FGD ini memiliki sejumlah tujuan strategis utama.
Salah satunya adalah untuk meningkatkan partisipasi serta pemahaman politik masyarakat secara menyeluruh.
“Pemahaman politik itu bukan hanya untuk partai politik saja, tetapi untuk seluruh kalangan masyarakat hingga para pemilih pemula. Kami ingin masyarakat paham betul seperti apa politik itu, sekaligus memperkuat pendidikan politik dan meningkatkan pemahaman publik terhadap regulasi Pemilu, Pilkada, serta Indeks Demokrasi,” ujar Katarina.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah melalui Kesbangpol berkewajiban mengikuti serta mendukung seluruh tahapan Pemilu. Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi erat terus dibangun bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), akademisi, hingga partai politik agar tercipta pemahaman bersama mengenai tugas-tugas birokrasi pemerintahan maupun penyelenggara Pemilu.
Selain peningkatan kapasitas dan pemahaman, FGD tersebut juga bertujuan untuk merumuskan rekomendasi strategis serta sebagai langkah pencegahan dan mitigasi konflik sosial politik sejak dini.
“Wawasan politik itu cakupannya sangat luas, tidak hanya bicara soal politik praktis tetapi juga dinamika sosial politik. Untuk menciptakan proses demokrasi yang kondusif, dibutuhkan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Mimika, bukan hanya pemerintah,” tambahnya.
Dalam FGD tersebut, sejumlah rekomendasi berharga berhasil dijaring dari para peserta, baik dari kalangan partai politik, tokoh masyarakat, hingga kelompok pemuda.
Pihak partai politik mengusulkan agar sosialisasi dan pemahaman teknis disesuaikan dengan tahapan yang sedang berjalan di KPU dan Bawaslu, seperti alur administrasi dan pendaftaran partai politik.
Sementara itu, tokoh masyarakat dan pemuda menekankan pentingnya peran serta perhatian Kesbangpol dalam menjalankan tugas pokok dan tanggung jawabnya di daerah.
Katarina menyampaikan bahwa seluruh poin dan saran strategis dari peserta telah dicatat oleh moderator dan akan diteruskan kepada pimpinan Kesbangpol Mimika sebagai bahan evaluasi dan penyusunan kebijakan ke depan. (Sitha)















