Kabar Mimika

Buka Konferensi GKII di Mimika, Deinas Geley Tegaskan Pentingnya Menjaga Keutuhan Gereja Pasca Pemekaran Papua Tengah

×

Buka Konferensi GKII di Mimika, Deinas Geley Tegaskan Pentingnya Menjaga Keutuhan Gereja Pasca Pemekaran Papua Tengah

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, bersama Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong saat membuka Konferensi II Gereja Kemah Injil Indonesia di Timika.

Timika (Suaramimika.com) – Momen pelaksanaan Konferensi II Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) di Kabupaten Mimika menjadi ajang konsolidasi penting bagi keutuhan denominasi gereja di Papua Tengah.

Acara yang digelar untuk menentukan pengurus Sinode baru ini dibuka resmi oleh Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, bersama Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong.

Ads

Deinas menekankan bahwa hadirnya Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Tengah harus dijadikan momentum untuk mempererat kebersamaan umat, bukan malah memicu perpecahan baru di tubuh organisasi gereja.

“Gereja adalah organisasi, tetapi manusianya tidak boleh terpecah belah. Dulu gereja sempat terbagi saat wilayah Papua belum dimekarkan. Namun, kini dengan hadirnya DOB Papua Tengah, kita harus menjaga baik keutuhan yang ada. Cukup itu saja, jangan ada perpecahan baru,” kata Deinas dalam keterangan yang diterima Suaramimika.com, Rabu (14/10/2026).

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong menyampaikan apresiasinya dan menegaskan komitmen Pemkab Mimika dalam mendukung GKII serta lembaga keagamaan lainnya untuk menciptakan iklim toleransi dan kerukunan di wilayah Mimika.

Sementara itu, Wabup Mimika Emanuel Kemong menyampaikan selamat atas peresmian gedung pelayanan baru GKII. Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Mimika siap merangkul seluruh lembaga keagamaan untuk mewujudkan Mimika yang damai, rukun, dan saling menghormati.

“Semoga menjadi pusat pelayanan dan pembinaan iman yang membawa berkat bagi jemaat, serta untuk memperkuat persaudaraan dan meningkatkan pelayanan gereja serta pertumbuhan iman Jemaatnya,” jelasnya.

Kemong menambahkan, Pemkab Mimika akan mendukung GKII dan seluruh lembaga atau institusi keagamaan lainnya untuk mewujudkan Mimika yang rukun, damai, dan saling menghormati dalam bingkai toleransi. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *