Papua Tengah

Gubernur Papua Tengah dan Bupati Mimika Siap Kawal Pesan Wapres Gibran

×

Gubernur Papua Tengah dan Bupati Mimika Siap Kawal Pesan Wapres Gibran

Sebarkan artikel ini
Wapres, Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, Wabup Mimika, Emanuel Kemong di tengah-tengah murid-murid SMP Sentra Pendidikan dalam rangkaian kunjungan kerja.

Timika (Suaramimika.com) – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa dan Bupati Mimika Johannes Rettob siap mengawal pesan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka pasca kunjungan kerjanya di Nabire dan Timika selama dua hari, Senin-Selqsa (20-21/4/2026).

Meki Nawipa menyebut, Wapres telah berkunjung ke Pelabuhan Nabire.

Kunjungan ini kata Meki, sangat penting, mengingat pelabuhan tersebut menjadi pusat pendistribusian logistik untuk memenuhi kebutuhan pembangunan masyarakat di wilayah pedalaman Papua Tengah dan mengunjungi Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi yang telah dibangun oleh Pemerintah Pusat.

“Kami siap mengawal sesuai dengan pesan-pesan Bapak Wakil Presiden. Sementara di Timika, sesuai kunjungan ke beberapa sekolah, beliau menyampaikan bahwa kondisi sudah baik dan tinggal dilanjutkan. Kami siap mengawal, termasuk beberapa hal penting lainnya yang beliau sampaikan,” ujar Meki, Selasa, (21/4/2026).

Pemerintah Provinsi Papua Tengah sebut Meki, sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat selalu siap mengawal seluruh arahan yang telah disampaikan.

Senada dengan hal itu, Johannes Rettob mengatakan, kunjungan kerja tersebut telah dibahas sejumlah program strategis, di antaranya pembangunan sektor pendidikan, program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, serta berbagai Program Strategis Nasional (PSN).

Dalam agenda kunjungan kerja ini, Rettob juga menyampaikan beberapa hal penting secara langsung kepada Wapres, termasuk permintaan kepada Presiden Prabowo Subianto agar meresmikan Bandar Udara Mozes Kilangin.

Selain itu, John mendorong agar Bandara Mozes Kilangin ditingkatkan statusnya menjadi bandara internasional. Hal ini didasarkan pada rencana kerja sama Pemerintah Kabupaten Mimika dengan wilayah teritorial Australia, guna membuka rute penerbangan langsung dari Timika ke Darwin.

Menurutnya, jarak tempuh Timika–Darwin relatif singkat, yakni sekitar 50 menit, sehingga lebih efisien dibandingkan tenaga kerja asing yang harus melalui Jakarta terlebih dahulu sebelum kembali ke negara asal.

John menyebutkan sekitar 60 persen tenaga kerja asing di area tambang PT Freeport Indonesia berasal dari Australia. Dengan kondisi tersebut, ia mengusulkan agar Bandara Mozes Kilangin dibuka secara resmi sebagai bandara internasional dengan rute penerbangan Timika-Darwin.

“Ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *