Kabar Mimika

Persiapan Konferensi Kota Toleransi II Capai 50 Persen, Panitia Matangkan Rencana Kerja 10 Bidang

×

Persiapan Konferensi Kota Toleransi II Capai 50 Persen, Panitia Matangkan Rencana Kerja 10 Bidang

Sebarkan artikel ini
Emanuel Kemong.

Timika (Suaramimika.com) – Persiapan Pelaksanaan Konferensi Kota Toleransi (KKT) II Tingkat Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Mimika kini telah mencapai kisaran 50 persen. Panitia pelaksana terus mematangkan berbagai kebutuhan teknis demi menyukseskan agenda nasional tersebut.

Ketua Umum Panitia Pelaksana KKT II 2026, Emanuel Kemong, mengungkapkan bahwa struktur kepanitiaan yang disahkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Mimika saat ini fokus pada pembahasan rencana kerja dan penganggaran dari 10 bidang kerja.

Ads

“Panitia sudah terbentuk dan disahkan dalam SK Bupati. Saat ini masing-masing bidang sedang menyusun program rencana kerja sesuai tugas pokoknya. Pembahasan rinci rencana kerja ini kita mulai besok di sekretariat panitia yang berkantor di BPKAD,” ujar Emanuel Kemong, Senin (2/11/2026).

Ia menjelaskan, setelah setiap bidang mempresentasikan serta memfinalisasi rencana kerjanya, seluruh tim panitia bisa langsung bergerak menjalankan tahapan eksekusi di lapangan.

Mengenai lokasi acara, pihak panitia telah menyiapkan beberapa opsi tempat alternatif, di antaranya Mimika Sport Complex (MSC) SP 2, Gedung Graha Eme Neme Yauware, serta sejumlah hotel representatif di Timika yang saat ini terus dikomunikasikan.

Terkait kehadiran peserta, Emanuel memperkirakan konfirmasi awal berkisar antara 250 hingga 300 peserta resmi. Namun jumlah tersebut diprediksi akan melonjak mengingat para kepala daerah yang diundang dipastikan hadir membawa rombongan atau pejabat pendamping.

“Ratusan kepala daerah, baik gubernur maupun bupati dari seluruh Indonesia kita undang. Komunikasi terus berjalan dan responsnya sangat positif. Bahkan dari Kabupaten Merauke saja konfirmasi awal sudah ada 200-an orang yang siap hadir,” jelasnya.

Selain jajaran kepala daerah, panitia juga tengah berkomunikasi dengan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Pj Gubernur DKI Jakarta dan Gubernur Maluku Utara. Acara ini juga direncanakan akan dibuka dan ditutup oleh menteri terkait.

Emanuel menegaskan jadwal pelaksanaan KKT II tetap berjalan sesuai agenda awal, yakni dimulai pada tanggal 14. Diharapkan seluruh tamu undangan dan peserta sudah menginjakkan kaki di Timika sebelum tanggal tersebut.

Tak hanya menjadi ajang forum nasional, Emanuel menekankan pentingnya pelibatan masyarakat lokal dalam perhelatan ini, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kami ingin melibatkan masyarakat dan UMKM lokal secara aktif, sehingga Konferensi Kota Toleransi ini benar-benar menjadi pesta dan miliknya seluruh masyarakat Mimika,” pungkas Emanuel. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *