Mimika

Disnak dan Keswan Salurkan Ribuan Ayam Kampung di Distrik Mimika Barat Tengah

×

Disnak dan Keswan Salurkan Ribuan Ayam Kampung di Distrik Mimika Barat Tengah

Sebarkan artikel ini
Kepala Disnakkeswan, drh. Sabelina Fitriani, M.Si bersama tim dan masyarakat usai penyerahan bantuan ayam kampung, pakan ternak dan bantuan pembuatan kandang di Distrik Mimika Barat Tengah.

Timika (suaramimika.com) – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan), mendistribusikan ayam ras (ayam kampung) sebanyak 2500 ekor, kepada 250 Kepala Keluarga (KK) di kampung-kampung yang ada di Distrik Mimika Barat Tengah, yakni Ipiri, Paripi, dan Yaraya (IPAYA), Wakia, Kapiraya, hingga Uta.

Penyaluran bantuan ayam kampung, pakan ternak dan bahan pembuatan kandang ini, sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika yakni membangun dari kampung ke kota.

“Kita berharap bantuan dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Peternakan, bisa memberikan manfaat bagi masyarakat kita untuk memberikan tambahan ekonomi. Mereka bisa pelihara dengan baik, dan berkembang dengan baik,”ujar Kepala Disnakkeswan, drh. Sabelina Fitriani, M.Si, pada Sabtu (13/9/2025).

Penyaluran ribuan ayam kampung ini, adalah realisasi dari bantuan Otonomi Khusus (Otsus) ternak ayam kampung Tahun 2025 untuk Orang Asli Papua (OAP).

Selain memberikan bantuan ayam kampung, Disnakkeswan juga memberikan bantuan pakan ternak ayam sebanyak satu karung per KK. Kemudian diberikan bantuan bahan kandang, seperti lima buah seng dan paku untuk satu KK.

“Jadi, satu keluarga itu menerima 10 ekor ayam kampung, dua jantan dan 8 betina. Mereka juga kami berikan satu karung pakan ternak, lima buah seng dan paku untuk pembuatan kandang,”jelas drh. Sabelina.

Jika ayam kampung yang dipelihara ini sudah bisa berkembang dengan baik, lanjut drh. Sabelina, maka masyarakat bisa menjualnya ataupun dikonsumsi untuk keluarga.

“Jadi, selain untuk menambah ekonomi keluarga, juga bisa menambah gizi keluarga,”ungkapnya.

Kata drh. Sabelina, pemilihan program ternak ayam kampung di wilayah pesisir ini dikarenakan jenis ayam kampung adalah ayam yang cukup kuat dan bisa berkembang biak di mana saja.

Sehingga dengan tersedianya bahan pakan ayam di wilayah pesisir seperti hasil laut dan kelapa tambah drh. Sabelina, bisa menjadi bahan makanan untuk ayam kampung.

“Jadi, tidak perlu menyediakan makanan khusus. Kami juga ada bantu pakan ternak, tapi ini supporting saja. Memang kita sudah sampaikan ke masyarakat. Di sini kaya akan ikan dan kelapa jadi bisa diberikan agar ternaknya bisa berkembang dengan baik,”jelasnya.

Ditambahkannya, ayam kampung yang disalurkan ini adalah ternak yang siap dipelihara untuk menjadi ayam kampung dewasa baik untuk tujuan pedaging maupun petelur.

“Ayam kampung ini dipilih berdasarkan kesehatan, kecacatan, dan pertumbuhan yang baik untuk memastikan hasil pemeliharaan yang optimal,”pungkas drh. Sabelina. (Sitha)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *